Arsitektur Sistem
Dibangun dengan teknologi modern
Tech Stack
aioflare dibangun di atas Next.js, dengan server-side rendering dan performa yang dioptimalkan. Supabase menjalankan backend — menangani autentikasi, operasi database, dan fitur real-time.
Database
aioflare memakai Supabase PostgreSQL sebagai database utama, dengan Row Level Security (RLS) diberlakukan di level database. Kebijakan RLS memastikan setiap pengguna hanya dapat mengakses data mereka sendiri — memberi lapisan perlindungan tambahan di luar pemeriksaan level aplikasi, termasuk dalam skenario error.
Alur Enkripsi
Semua data sensitif dienkripsi di sisi server sebelum disimpan. aioflare memakai model envelope encryption — setiap pengguna memiliki Data Encryption Key (DEK) khusus untuk mengenkripsi data dengan AES-256-GCM. DEK itu sendiri dibungkus dengan AES Key Wrap (AES-KW) sebelum disimpan, sehingga kunci mentah tidak pernah disimpan sebagai plaintext.
Field terenkripsi meliputi token API Cloudflare, kredensial, data zona, rekaman DNS, dan konteks antrian job. Dekripsi terjadi di sisi server pada permintaan terautentikasi, dengan pemeriksaan kepemilikan yang ketat di setiap lapisan.
Arsitektur API
aioflare memakai arsitektur RESTful API dengan autentikasi dan rate limiting diterapkan di semua endpoint. API dirancang untuk operasi bulk — dengan penanganan error yang tepat, mekanisme retry, dan rate limiting berbasis tier agar stabil dan adil bagi semua pengguna.
Sistem Queue (Beta)
Sistem antrian aioflare menangani operasi besar secara asinkron dengan rate limiting untuk mencegah timeout dan menjaga stabilitas.
Pemrosesan sisi server — Operasi berjalan mandiri di server, terus berjalan terlepas dari status sesi browser. Disarankan untuk tugas skala besar dan berjalan lama.
Pemrosesan berbasis browser — Operasi berjalan selama sesi browser aktif dengan pacing terkontrol. Cocok untuk operasi sedang ketika pemrosesan sisi server tidak tersedia.
Rate Limiting
Rate limiting diberlakukan per tier langganan untuk memastikan pemakaian adil dan stabilitas sistem. Batas berlaku untuk operasi bulk, panggilan API, dan proses konkuren — dipantau dan ditegakkan secara real-time agar performa konsisten bagi semua pengguna.